Senin, 30 Juli 2018

SEKEDAR NASEHAT UNTUK DIRI SENDIRI

Sungguh tiada yang sempurna di dunia ini, seseorang selalu saja melakukan kesahalan baik itu disengaja ataupun tidak. Seorang manusia bisa menasehati manusia lainnya akan tetapi dirinya sendiri susah, manusia memang makhluk yang munafik ya bisa menasehati orang lain akan tetapi untuk diri sendiri sangatlah sulit. Aku sadar aku pun termasuk dalam kategori itu tapi aku akan selalu berusaha untuk terus memperbaiki diri ini, aku sadar terkadang aku sering memberikan saran ke pada orang lain akan tetapi diriku sendiri susah untuk melakukan saran itu. Nasehat sangatlah mudah untuk di ucapkan akan tetapi sangat sulit untuk di lakukan. Aku bukan manusia yang sempurna, aku hanya manusia biasa. Jangan hanya melihatku dari covernya saja sungguh, aku termasuk hambah yang memiliki banyak kesalahan dan kehilafan. Hanya dia sang maha pemilik segalanya yang menutupinya. Aku sadar aku hambah yang lemah, tapi aku akan berusaha kuat untuk menempuh perjalan hijrahku. Dia akan selalu bersamamu dalan perjalanan ini, aku tidak ingin pergi sendirian. Aku ingin bersama-sama kalian hamba-hambanya, mari merangkul dalam kebaikan dan mari kita saling mengingatkan jika salah satu dari kita sedang hilaf. Nasehat dan saran yang kuucapkan itu sebenarnya lebih pantas untuk diriku sendiri, maafkan aku jika aku terlihat sok suci. Maafkan aku jika aku terlihat sok tau segalanya, izinkan aku bersama kalian untuk pergi ke sisinya. Hijrah dan istikhomah di jalannya, dia lah Allah sang pemilik segalanya.
Karena tidak ada manusia yang sempurna, hanya dia sang ilahi yang memiliki kesempurnaan.
Mari kita saling merangkul dalam kebaikan, mari kita hijrah dan beristikhomah di jalannya.😊

Sabtu, 02 Juni 2018


Inginku berlari dari semua kenyataan ini,  ingin ku pergi ke tempat yang jauh terpencil tidak ada orang satu pun.  Ingin ku pergi dari semuanya karna itu hanya membawa rasa sakit saja,  hatiku sakit,  sesak rasanya menahannya sara rindu yang mungkin tak mampu lagi kubendung lagi.  Rasa inginku melihatnya menatap wajahnya melihat senyumnya.  Perasaan rindu yang mulai berkecamuk di dalam hati. Inginku pulang segera mungkin mengabaikan segala hal. Namun itu hanya mimpi dan angan-angan belaka yang membuat rasa sesak di dada semakin terasa.  Kudiam melamun dalam kesendirian,  menatap segala hal dengan tatapan kosong dan bila di sapa hanya memberikan senyuman paksaan yang hambar. Fikiran dan hatiku hanya tertuju pada mereka yang jauh di seberang sana.  Hatiku hancur sedih, walaupun aku berusaha melawannya dengan berpura-bura acuh tak acuh namun aku tidak mampu. Izinkan aku menangis di jalanmu ya Allah. Walau aku tak bisa tuk menangia aku mohon izinkalah. Biarkan kesedihan itu jatuh berguguran seperti air mata ini.  Rindu itu melemahkanku rindu yang dulunya sebagai penyemangatku kini membuatku lemah tak berdaya.  Tak sanggup atas semua ini,  aku hanya ingin lebih dekat denganmu ya rab.  Biarkan aku bersimpuh padamu jangan biarkan aku salah jalan. Bahkan walau air mataku telah habis namun rinduku tetap saja tak terobati. Rindu yang melemahkanku,  membuat aku tak mampu dan tak berdaya. Sungguh semua ini melelahkan bagiku.

Kamis, 24 Mei 2018

WAKTU YANG TERUS BERPUTAR

waktu yang terus berputar, begitulah kehidupan ini juga selalu berputar terkadang berada di atas atau di bawah dan bahkan iman seseorang pun seperti itu.  siapa yang bisa menjamin bahwa imannya akan tetap berada di atas,  tidak....  tidak ada.
hidup ini di lalui milai dari senang susah sedih bahagia bahkan kembali lagi menjadi senang atau pun sedih,  ya begitulah hidup. begitu halnya dengan fisik dan penampilan janganlah terlalu terbuai akan fisik yang tampak karna bahkan itu pun akan berubah mengikuti waktu yang berputar.  yea di dunia ini orang-orang selalu memperhatikan fisik dan fisik, mulai dari kecantikan, ketampanan, bahkan terkadang mereka lupa itu semua hanya bersifat sementara saja.  pesan saya janganlah terlalu terbuai akan kehidupan di dunia ini karna ini hanya bersifat sementara,  bukannya mau menggurui tapi mari sama-sama kita belajar untuk memperbaiki diri.  kehidupan ini hanya bersifat sementara  dan segalanya akan termakan oleh waktu yang terus berputar. saya sadar bahawa manusia itu tidak memiliki rasa puas apabila ia telah mendapatkan ini maka dia mau yang itu lagi,  begitulah kodrat seorang manusia.  jangan salah saya pun termsuk dalam kategori itu,  rasa puas yang selalu belum terpuaskan karna kurangnya rasa syukur.  tapi mari kita sama-sama belajar untuk tidak terlalu mengikuti hawa nafsu untuk memuaskan segala keinginan,  karna itu tidak akan pernah ada puasnya. mari sama-sama belajar mensyukuri nikmat yang kita dapatkan, biarkan waktu itu berputar sesui dengan ketentuannya tapi jangan lalai dan terbuai untuk itu.  hidup hanyalah sekali walupun mungkin ada kehidupan kedua bagi orang-orang tertentu, tapi jangan terlalu berharap karna itu hanyalah kuasa sang ilahi.  mari memanfaatkan kesempatan yang telah di berikan,  jangan pernah menunggu kesempatan kedua. seseorang akan terlihat cantik dan tampan atau gagah itu bukanlah dari fisiknya tapi dari akhlak dan ibadah dia selama di dunia ini,  bagi sang khalik derajat manusia itu sama saja mau yag miskin,  kaya putih atau pun hitam dan bahkan tampan ataupun tidak itu tidaklah mempengaruhi hanya ibadah yang dapat membedakan meraka.  mari sama-sama lebih memperbanyak ibadah dan amal kebaikan karna di dunia ini hanya bersifat sementara dan hanya tempat singgah untuk menumpang sementara, ibaratnya seperti seorang musafir yang berkelana kesana kemari dan mampir dia suatu desa ataupun perkampungan lalu dia pergi lagi.  yea begitulah kehidupan di dunia ini. hanya sementara saja tujuan kita masih ada dan cara untuk mencapai tujuan itu bukanlah dengan hanya diam diri dan berpangku tangan,  tapi dengan cara banyak memperbaiki diri dan melakukan amal kebaikan untuk bekal ke tujuan kita.  tetap semangat ikhwah fillah mari kita sama-sama memperbaiki diri.
motivasi pagi.

Senin, 07 Mei 2018

Cahayaku yang mulai redup mengikuti malam yang sepi nan gelap.

Malam yang gelap gulita kutuliskan sebuah kisah. Malam ini lampu padam namun ada rembulan dan bintang yang menerangi malam,  tapi tetap saja itu tidak mempu membuatnya bersinar terang seperti pagi hari.  Begitu juga hatiku,  di malam yang senduh dan gelap gulita, hati ini pun mengikuti gelapnya malam ini tidak ada cahaya yang meneranginya,  cahaya yang membuatnya hidup lagi.  Seperti malam ini hatiku pun sama membutuhkan cahaya. Saat malam hari cahaya rembulan, bintang dan lampu lah yang menerangi dan menghiasi malam itu, namun saat salah satu di antara mereka ada yang hilang maka tidak lah lengkap malam itu.  Begitu juga hatiku, cahaya yang kubawa bersamaku untuk berjuang kini mulai redup tertindih rasa rindu dan sedih. Hatiku menangis seperti bagaikan teriris dan tersayat pisau berulang kali.  Aku merindukan cahaya itu, aku butuh cahaya itu untuk membantuku bangkit kembali. Cahaya yang sangat berharga bagiku,  cahaya yang mengantarkanku untuk melangkah lebih jauh.  Sungguh hatiku sedih dan gelap gulita seperti malam ini. Walau cahaya itu mulai meredup di dalan hatiku aku selalu ingin membuatnya bersinar terang  lagi,  tapi aku butuh sumber cahaya itu tampa sumber cahaya itu aku tidak akan pernah bisa membuat cahaya di hatiku bersinar terang lagi.  Sama seperti malam ini tampa lampu, rembulan dan bintang,  malam ini terasa hampa.
#my familly#



Minggu, 29 April 2018

Senyuman

senyum,  senyuman yang membuat kalbu ini bergetar saat melihat senyuman itu walau pun hanya dapat melihatnya melalui layar kotak persegi besi,  namun itu sudah bisa mengobati rasa rindu yang sudah setahun ini tidak lagi bersama mereka. mereka akan sabar menunggu kedatanganku untuk pulang membersamainya. senyuman, lagi dan lagi senyuman itu yang memberikan kekuatan yang sangat luar biasa. membuatku tegar berada jauh dari mereka, memberikan kekutan untuk  bangkit dan  semangat kembali.  senyuman dan lagi senyuman itu telah membuat hatiku tenang saat melihatnya. memberikan semangat baru, memberiku kekuatan. sungguh senyuman itu begitu hangat di pandang begitu adem dan damai saat melihatnya. Senyuman yang sangat kurindukan.

Minggu, 15 April 2018


Malam yang sendu aku termenung dan terdiam dalam perasaan kacau. Hati dan fikiranku mulai melemah dan bahkan aku mulai meresakan keresahan yang luar biasa. Aku di luputi dan di selimuti rasa takut yang sangat mendalam akan apa telah aku lakukan. Hati ini sedih kata sabar yg kuucapakn hanya sebuh kata yang sangat sulit untuk kuterapkan dalam hidupku. Sungguh hatiku masih sulit untuk iklas dalam menerima takdir yang ada. Astafirullah sungguh aku sadar aku termasuk orang-orang yang merugi.sungguh aku selalu berusaha untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Dosa dan dosa terus saja berada dalam fikiranku. Ya Rabb ampuni aku . Sungguh hijrah itu mudah tapi istikhomah itu susah. Semoga kita semuanya lebih memperbaiki diri lagi menjadi lebih baik lagi.

Minggu, 18 Maret 2018

Kumpulan kata2 yg ku buat menjadi sebuah kalimat sederhana untuk mengingatkanku pada mereka

Waktu terus saja berjalan bahkan tanpa ku sadari aku sudah berada lama di sini begitu banyak ilmu yang ku  dapatkan . Akan tetapi aku masih belum menemukan apa yang sebenarnya aku cari. Hari demi hari yg kulalui hanya sekedar barlalu tanpa kesan apa pun yang aku dapatkan. Hidup ini kujalani dan kulalui saja mengikuti langkah kakiku. Kemana dia melangkah maka ke situlah tempat yang aku tuju. Tapi di dalam hatiku aku selalu bertanya kemana sebenarnya tujuan ku ini. Suatu hari langkah kakiku tiba-tiba berhenti di suatu tempat yang di mana saat aku berada di situ tiba-tiba air mataku jatuh dengan sendiri  tanpa aku sadari. Air mata itu terus saja berjatuhan membasahi pipiku. Aku teringat akan sebuah perkataan yang sebelumnya sudah pernah ku dengar. Kata-kata itu terus saja menggema di telingaku sehingga membuat  air mata ini tiada henti hentinya jatuh. Dan wajahnya terus saja ada di hadapanku. Yea mereka orang yang sangat aku kagumi. Keiklasannya katekunannya dalam menghadapi kami dan membesarkan kami tanpa ada rasa capek dan lelah yang pernah aku dengar dari bibirnya yang manis. Wajah kedua  orang itu sangatlah aku kenali. Dan saat melepas kepergianku untuk pergi menuntut ilmu berpisah dengan mereka. Kumelihat ada air mata yang jatuh dan ada rasa berat hati untuk melepaskan kepergianku. Lagi-lagi aku termenung apa yang telah aku berikan untuknya, telah begitu banyak perngorbanan yang di lakukannya hanya untuk membuatku tersenyum. Dan dalam diamku bertanya pada diriku sendiri apa kah aku bisa membalas kebaikan mereka terhadapku. Air mata ini terus saja berjatuhan tiada hentinya. Ku berusaha untuk menenangkan diri agar aku mampu untuk bangkit lagi dan pergi dari tempat itu. Kulangkahkan kaki keluar dari tempat itu walau terasa berat. Agar aku jangan larut dalam kesedihan yang mereka sendiri tidak ingin melihatku sedih. Kutanamkan dalam hati dan fikiranku agar aku bangkit untuk membuat mereka tersenyum padaku di suatu saat nanti. Senyuman yang sangat aku rindukan.

Sabtu, 03 Maret 2018

                               Penyesalan
Aku bagaikan sebutir debuh yang bila di tiup oleh angin akan hilang dan habis. begitu juga diri ini  hanyalah hamba yang penuh dengan dosa. Hari-hari ku tidak lah begitu menyenangkan, hari-hari yang  kulalui begitu saja tanpa mendapatkan apa-apa. Aku tau aku orang yang naif begitu banyak keinginanku tapi aku takut untuk melakukannya karena aku takut  kata gagal. Kata itu bagaikan tamparan yg sangat pedas buatku sehingga membuatku takut untuk keluar dari zona amanku. Cita-cita dan keinginanku banyak akan tetapi aku takut melakukan semua itu. Walau aku berusaha untuk mengubahnya tapi aku merasa kesulitan. Dan aku selalu berkata terlambat pada diriku sendiri untuk berubah. Tapi dorongan dari orang-orang yang sayang kepadaku tidak  ada putus-putusnya  memberikan dorongan yang kuat agar aku dapat melakukannya. Penyesalan yang kurasakan saat ini sangatlah  pedih karena telah menyia-nyiakan hidupku begitu saja tanpa melakukan apapun. Dan sekarang walau dengan penyesalan yang kurasakan aku berusaha untuk bangkit walau terkadang aku takut akan gagal lagi, tapi aku berusaha untuk mencoba keluar dari zona amanku. Temanku pernah berkata hidup ini indah maka lakukanlah hal-hal yang bermanfaat untuk orang banyak. Dengan kata-kata itu aku belajar untuk bangkit walaupun aku merasa seperti ada beban yang sangat berat untuk membuatku bangkit. Tetap semangat buktikan bahwa sebutir debuh pun walau hilang di tuip angin dia akan ada lagi dan lagi.. bangkit dan terus bangkit.