Penyesalan
Aku bagaikan sebutir debuh yang bila di tiup oleh angin akan hilang dan habis. begitu juga diri ini hanyalah hamba yang penuh dengan dosa. Hari-hari ku tidak lah begitu menyenangkan, hari-hari yang kulalui begitu saja tanpa mendapatkan apa-apa. Aku tau aku orang yang naif begitu banyak keinginanku tapi aku takut untuk melakukannya karena aku takut kata gagal. Kata itu bagaikan tamparan yg sangat pedas buatku sehingga membuatku takut untuk keluar dari zona amanku. Cita-cita dan keinginanku banyak akan tetapi aku takut melakukan semua itu. Walau aku berusaha untuk mengubahnya tapi aku merasa kesulitan. Dan aku selalu berkata terlambat pada diriku sendiri untuk berubah. Tapi dorongan dari orang-orang yang sayang kepadaku tidak ada putus-putusnya memberikan dorongan yang kuat agar aku dapat melakukannya. Penyesalan yang kurasakan saat ini sangatlah pedih karena telah menyia-nyiakan hidupku begitu saja tanpa melakukan apapun. Dan sekarang walau dengan penyesalan yang kurasakan aku berusaha untuk bangkit walau terkadang aku takut akan gagal lagi, tapi aku berusaha untuk mencoba keluar dari zona amanku. Temanku pernah berkata hidup ini indah maka lakukanlah hal-hal yang bermanfaat untuk orang banyak. Dengan kata-kata itu aku belajar untuk bangkit walaupun aku merasa seperti ada beban yang sangat berat untuk membuatku bangkit. Tetap semangat buktikan bahwa sebutir debuh pun walau hilang di tuip angin dia akan ada lagi dan lagi.. bangkit dan terus bangkit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar