Sabtu, 02 Juni 2018


Inginku berlari dari semua kenyataan ini,  ingin ku pergi ke tempat yang jauh terpencil tidak ada orang satu pun.  Ingin ku pergi dari semuanya karna itu hanya membawa rasa sakit saja,  hatiku sakit,  sesak rasanya menahannya sara rindu yang mungkin tak mampu lagi kubendung lagi.  Rasa inginku melihatnya menatap wajahnya melihat senyumnya.  Perasaan rindu yang mulai berkecamuk di dalam hati. Inginku pulang segera mungkin mengabaikan segala hal. Namun itu hanya mimpi dan angan-angan belaka yang membuat rasa sesak di dada semakin terasa.  Kudiam melamun dalam kesendirian,  menatap segala hal dengan tatapan kosong dan bila di sapa hanya memberikan senyuman paksaan yang hambar. Fikiran dan hatiku hanya tertuju pada mereka yang jauh di seberang sana.  Hatiku hancur sedih, walaupun aku berusaha melawannya dengan berpura-bura acuh tak acuh namun aku tidak mampu. Izinkan aku menangis di jalanmu ya Allah. Walau aku tak bisa tuk menangia aku mohon izinkalah. Biarkan kesedihan itu jatuh berguguran seperti air mata ini.  Rindu itu melemahkanku rindu yang dulunya sebagai penyemangatku kini membuatku lemah tak berdaya.  Tak sanggup atas semua ini,  aku hanya ingin lebih dekat denganmu ya rab.  Biarkan aku bersimpuh padamu jangan biarkan aku salah jalan. Bahkan walau air mataku telah habis namun rinduku tetap saja tak terobati. Rindu yang melemahkanku,  membuat aku tak mampu dan tak berdaya. Sungguh semua ini melelahkan bagiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar